Halaman sekolah yang biasanya tenang berubah menjadi lautan kreativitas saat ratusan siswa berkumpul untuk mengekspresikan diri melalui seni budaya. Kegiatan membatik kini tidak lagi terasa membosankan karena dilakukan dengan teknik jumputan yang penuh warna dan sangat dinamis. Keberhasilan proyek seni ini sangat bergantung pada cara para siswa bekerja Secara Kolektif.
Batik jumputan dipilih karena prosesnya yang relatif sederhana namun mampu menghasilkan motif yang sangat unik dan juga sangat artistik. Siswa belajar melipat, mengikat, dan mencelupkan kain ke dalam berbagai cairan pewarna dengan penuh antusiasme yang tinggi. Semua tahapan ini dilakukan bersama teman sebaya agar pengerjaan kain besar selesai Secara Kolektif.
Proses kreatif ini tidak hanya sekadar bermain dengan warna, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar siswa. Setiap kelompok harus berdiskusi mengenai perpaduan warna agar hasil akhirnya terlihat harmonis dan memiliki nilai estetika. Kerja keras yang dilakukan Secara Kolektif ini membangun rasa kepemilikan terhadap karya seni yang dihasilkan.
Aroma pewarna kain dan tawa riang memenuhi udara di sepanjang koridor sekolah yang terbuka lebar bagi siapa saja yang lewat. Para guru turut memberikan bimbingan teknis agar teknik ikatan yang dilakukan siswa sudah benar dan cukup kuat. Kolaborasi antara guru dan murid dalam menjaga kebersihan lingkungan dilakukan dengan penuh kesadaran Secara Kolektif.
Setelah kain dicelupkan ke dalam ember-ember warna, saat yang paling mendebarkan adalah ketika ikatan kain tersebut mulai dilepaskan satu per satu. Kejutan muncul saat motif-motif cantik menyerupai bunga dan bintang mulai terlihat jelas di atas permukaan kain. Keindahan visual ini merupakan buah dari ketelitian yang dikerjakan para siswa Secara Kolektif.
Kegiatan ini juga mengajarkan siswa tentang pentingnya melestarikan warisan budaya nusantara dengan cara yang menyenangkan dan lebih modern. Batik jumputan menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk lebih mencintai produk dalam negeri yang sangat berharga. Semangat pelestarian budaya ini harus terus ditanamkan sejak dini melalui aktivitas kreatif Secara Kolektif.
Pihak sekolah berencana untuk memamerkan hasil karya para siswa ini pada acara pentas seni akhir tahun yang akan datang. Kain-kain warna-warni tersebut nantinya akan dijadikan dekorasi panggung yang megah untuk menyambut kedatangan para orang tua murid. Kebanggaan terpancar dari wajah setiap siswa yang telah berkontribusi maksimal dalam proyek Secara Kolektif.